JAKARTA — Operasional pemulangan jemaah haji Indonesia melalui Debarkasi Jakarta resmi dimulai pada Senin (1/6/2026) malam. Sebanyak 391 orang dalam Kelompok Terbang (Kloter) JKG-01 asal Jakarta Timur tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, lebih cepat dari jadwal dan langsung menjalani proses debarkasi dengan sistem layanan baru yang diklaim lebih efisien.
Kloter JKG-01 terdiri atas 387 jemaah haji dan empat petugas kloter. Pesawat yang membawa rombongan mendarat pada pukul 22.29 WIB, lebih awal 16 menit dari jadwal kedatangan yang diperkirakan pukul 22.45 WIB. Setibanya di Tanah Air, para jemaah langsung menjalani pemeriksaan kesehatan, proses keimigrasian, serta tahapan debarkasi lainnya sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Pondok Gede.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengatakan pemerintah menerapkan skema layanan terpadu untuk mempercepat proses kepulangan jemaah. Salah satu perubahan utama dilakukan pada pola penjemputan dengan memindahkan posisi bus dari area air side ke terminal bus umrah yang lebih dekat dengan jalur kedatangan jemaah.
“Penyesuaian ini kami lakukan untuk memudahkan mobilitas jemaah, mengurangi kelelahan, dan memastikan mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang dengan lebih nyaman,” kata Maria dalam keterangannya.
Menurut Kementerian Haji dan Umrah, sistem baru tersebut berhasil memangkas waktu layanan debarkasi hingga sekitar 50 persen dibandingkan pola sebelumnya. Selain perubahan alur transportasi, integrasi layanan kesehatan, imigrasi, dan penanganan bagasi dilakukan dalam satu rangkaian proses sehingga jemaah tidak perlu menunggu terlalu lama setelah mendarat.
Dukungan juga datang dari Direktorat Jenderal Imigrasi yang menyiapkan layanan khusus berupa seamless immigration process atau koridor pemeriksaan tanpa hambatan di sejumlah titik debarkasi haji. Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menyatakan fasilitas tersebut disiapkan untuk memperlancar arus kedatangan ribuan jemaah dari Arab Saudi selama fase pemulangan berlangsung.
Data Debarkasi Jakarta menunjukkan musim haji 1447 H/2026 M akan melayani kepulangan 32 kloter dengan total 13.656 orang, terdiri atas 13.528 jemaah dan 128 petugas kloter. Kedatangan JKG-01 menjadi awal rangkaian pemulangan yang dijadwalkan berlangsung hingga akhir Juni 2026. Pada kedatangan perdana ini, puluhan jemaah lanjut usia juga mendapatkan layanan kursi roda dan seluruh jemaah menerima air zamzam sebagai bagian dari layanan kepulangan.
Secara nasional, fase pemulangan haji Indonesia tahun ini dimulai bersamaan dengan kepulangan 17 kloter atau sekitar 6.798 jemaah pada gelombang pertama dari Arab Saudi. Pemerintah berharap berbagai inovasi layanan yang diterapkan pada musim haji 2026 dapat meningkatkan kenyamanan jemaah sekaligus menjadi standar baru dalam penyelenggaraan haji Indonesia di masa mendatang.