Bekali Calon Jemaah, Asia Iman Wisata Gelar Manasik Umrah Akbar Terpusat
MAKASSAR — PT Asia Iman Wisata menyelenggarakan Manasik Umrah Akbar bagi calon jemaah periode Juli hingga November. Kegiatan ini dikawal langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulsel guna menjamin kesiapan serta kepastian keberangkatan jemaah menggunakan maskapai Garuda Indonesia.
Antusiasme masyarakat muslim untuk menunaikan ibadah umrah pasca-musim haji kembali melonjak. Merespons tingginya animo tersebut, PT Asia Iman Wisata, sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah yang telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Agama, mengumpulkan calon jemaahnya dalam forum manasik terpusat. Pembekalan komprehensif ini menjadi langkah krusial bagi kelancaran jemaah yang dijadwalkan terbang secara bergelombang selama lima bulan berturut-turut.
Manasik akbar ini tidak sekadar menjadi tahap persiapan teknis ibadah, melainkan wujud nyata pengawasan standar pelayanan oleh institusi negara. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, S.Ag, turun langsung memberikan arahan terkait mitigasi risiko penipuan berkedok ibadah. Ia mengingatkan publik agar selalu menempatkan legalitas sebagai syarat mutlak sebelum memilih biro perjalanan.
”Kami lihat, travel-travel yang tidak berizin ini tidak bisa [memberangkatkan jemaah],” tegas Ikbal di hadapan para peserta manasik.
Lebih jauh, Kakanwil Kemenag Sulsel tersebut menjabarkan parameter pengecekan berlapis yang selaras dengan kampanye perlindungan jemaah dari pemerintah. Ia mendorong setiap calon jemaah untuk bersikap proaktif memastikan hak-hak mereka terpenuhi. “Yang kedua, pastikan jadwal keberangkatannya. Yang ketiga, pastikan pesawatnya, tidak ada tiket, tidak ada booking pesawat, pesawat apa yang mau digunakan,” paparnya merinci prosedur keamanan transportasi.
Pengawasan ketat tersebut juga mencakup jaminan fasilitas akomodasi selama berada di Tanah Suci. “Yang keempat, pastikan hotelnya, akomodasinya. Kalau di Madinah mau nginap pakai hotel apa,” tambah Ikbal. Jaminan atas kepastian layanan ini direalisasikan oleh PT Asia Iman Wisata melalui kerja sama dengan maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia. Pemilihan flag carrier ini dinilai krusial untuk memberikan jaminan jadwal terbang yang pasti serta kenyamanan fisik jemaah selama menempuh rute udara jarak jauh.
Melengkapi kesiapan regulasi dan fasilitas, aspek pengayaan spiritual serta pemahaman fikih turut diutamakan dalam acara ini. Ulama kharismatik, Syekh Sayyid Abdurrahim Assegaf yang akrab disapa Puang Mekkah, memimpin sesi tausiah untuk memantapkan niat dan kebersihan hati para calon jemaah. Pada sesi terpisah, pakar ibadah Dr. H. Syahrir Nuhun membimbing peserta melalui simulasi rukun dan tata cara umrah, memastikan jemaah memiliki bekal ilmu yang cukup untuk beribadah secara mandiri dan benar.
Keterlibatan proaktif dari regulator daerah terhadap biro perjalanan berizin resmi diharapkan terus membakukan standar emas pelayanan umrah di tingkat nasional. Ke depan, langkah mitigasi melalui edukasi berkelanjutan pada manasik akbar diyakini menjadi instrumen paling efektif untuk menekan angka penipuan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan kembali ke Tanah Air dengan selamat.